• Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • RSS Feed

Kamis, 31 Juli 2014




1. Tidak mempunyai Ide untuk menulis artikel

          Beberapa Orang Blogger Pemula Seperti Saya ini pasti sering mendapat kendala yang satu ini, yaitu tidak mempunyai ide,
Dan cara mengatasinya :
Fokus lah terhadap Suatu tema blog agar anda tidak bingung untuk menulis artikel, karena jika anda bingung menulis artikel anda akan merasa malas memilih artikel yang akan anda tulis.
Cobalah Catatlah setiap anda memikir kan suatu ide saat anda sendang melakukan pekerjaan, karena sering sekali Ide untuk menulisa artikel malah datang secara tidak sengaja dan pada tempat yang tidak di sangka-sangka, saya juga sering kaya gitu biasanya kalo saya mandi atau sholat saya mendapat ide untuk menulis artikel.

2. Tidak mempunyai Banyak Waktu Untuk Menulis Artikel

         Seorang Blogger pastinya mempunyai kesibukan tersendiri di dunia nyata dan kesibukan tersebut biasanya merupakan penghalang bagi para blogger untuk menulis artikel saya juga sering seperti ini soalnya nbayangkan sajah saya sekolah pulang jam 3 Sore Dan kalo ada eskul atau Les bisa pulang sampai malam tapi alhamdulilah saya juga bisa mengatasinya.
Cara Mengatasinya :
Coba kalian cari waktu walalu cuma 5 menit untuk menulis artikel, minimal 1 artikel sajah, menurutku waktu tersebut saya sanggup menyelesaikan 1 artikel dan tentunya jangan kopas yah (^_^)
3. Internet Yang Lelet
Salah satu yang dibutuhkan oleh blogger untuk menulis artikel adalah sarana Internet, dengan internet blogger dapat dengan mudah menulis artikel kalo internet cepet sih gak masalah tapi kalo internet Lelet ? waduh bikin jengkel pastinya dan akhirnya malas untuk menulis artikel tersebut, hal ini juga pernah terjadi pada saya dulu waktu saya baru mengenal blogger saya menggunakan modem yang sangat lelet modem itu bernama Sma**f*en saya sering banting modem itu karena Lelet tapi untung saya juga bisa menyelesaikan masalah tersebut.

Cara Mengatasinya :
Saya menggunakan SSH, karena dengan menggunakan SSH internet kita bisa lebih cepat karena konek si ssh memang mempunyai server tersendiri, bayangkan sajah misal kita berjalan di terowongan dan jika trowongan tersebut sepi maka kita akan cepat sampai tujuan begitu juga dengan SSH, kaena ssh kita bisa internet pada jalur yang sepi karena mempunya server sendiri.
Pergi Kewarnet, kadang saya juga perfi ke warnet jiga SSH saya mati yang menjadi kendala warnet adalah mahalnya biaya internet disana rata-rata harga sewa warnet berkisar Rp.3000-Rp.4000 wah kalau diitung-itung mahal sekali.
           Terimakasih sudah berkunjung dan menyempatkan untuk membaca artikel saya yang berjudul Penyebab Blogger Malas Menulis Artikel Dan Cara Mengatasinya Semoga bisa bermanfaat untuk temen-temen blogger.

Salam Blogger,

Selasa, 29 Juli 2014


         
Naik Gunung atau Mendaki Gunung, siapa sih yang tak mengenal 2 kata itu, 2 kata yang mungkin sangat mengerikan ehh mengerikan tapi memang nyata nya hobby naik gunung memang hobby yang sangat mengerikan “Kok bisa mengerikan sih “ bukan nya hobby naik gunung itu hobby yang sangat mengasyikan yaahh  ??
Memang di satu sisi naik gunung atau mendaki gunung itu mengasyikan dan mengerikan bagai mana tidak kita kembali ke beberapa tahun yang lalu tepat 24 Desember 2013 teman kita / saudari /saudara / adik / kakak kita meniggal di Gunung Gede Pangrango tepat 5 Hari sebelum beliau Ulang Tahun, tapi semua itu memang sudah takdir atau memang kelalaian dari survivor nya itu sendiri,
tapi yaa sudahh...sudaahhh... lahhh
          Disatu sisi mendaki gunung itu menyenangkan sekaligus mengsyikan bagaimana tidak melihat gumpalan awan tepat sejajar dengan kita atau bahkan gumpalan awan itu tepat di bawah kita, melihat Golden Sunrise atau Sang Surya perlahan lahan menampak kan diri nya , bulan berganti dan matahari, dan indah nya ciptaan dan lukisan Sang Maha Pencipta ,serta malam yang bertabur bintang ( kalo ngga mendung ), dan satu lagi kita mendapat teman baruuu, \(^,^)/  \(^,^)/,
Tapi beberapa atau mungkin 30 % pendaki masih bingung menjawab dengan perkataan  “Mengapa suka naik gunung ?”. Kawan- kawan mungkin pernah atau sering kali ditanya oleh teman, tetangga, atau orang tua, “Mengapa suka naik gunung ??? “. Jika jawabannya “iya”, berarti kita senasib…. Seringkali jika ditanya dengan pertanyaan seperti itu, Saya kadang juga bingung mau kasih jawaban apa yang cocok untuk diutarakan yah ???
           Sudah menjadi kebiasaan bagi Saya untuk berbicara dengan orang lain menggunakan bahasa yang “sesuai” dengan konteks umurnya, seperti yang biasa digunakan oleh orang jawa dalam berbicara menggunakan Bahasa Jawa. Ada bahasa kasar, ada yang halus. Menyesuaikan dengan konteks umur orang yang diajak bercakap- cakap, walaupun sepanjang hidup saya dilahirkan dan besar di Sumatera yang kebanyakan menggunakan bahasa padang, melayu atau batak. Kadangkala juga harus menyesuaikan kepada background edukasi mereka. Jika ngobrol dengan anak esde, Saya akan gunakan bahasa yang dapat dengan mudah difahami oleh mereka. Berbeda dengan berkomunikasi dengan mahasiswa, orang kantoran dan yang pendidikannya lebih tinggi, paling kurang mereka mengerti akan vokalisasi, definisi dan sinonimisasi serta sasi- sasi yang lainnya.
            Seperti misalnya jika yang bertanya adalah anak kecil, untuk pertanyaan di atas, “Mengapa suka naik gunung ?”. Kira- kira Saya akan menjawab “Kita dapat menikmati pemandangan yang indah di sana dek, bla, bla, bla…. “. Dengan harapan si adek mau mengikuti hobby Saya, menjadi seorang Pendaki. Saya akan menceritakan tentang hal- hal yang menyenangkan dalam perjalanan Saya, teman- teman seperjalanan yang luar biasa, indahnya sunrise dan sunset di atas 3.000 mdpl, lembutnya daun edelweiss, gemerisik cantigi yang ditiup angin, dan seribu alasan keindahan dan kesenangan lainnya. Saya akan menggambarkan “Surga” kepadanya. Tidak mungkin Saya akan menceritakan kegetiran selama di perjalanan kepadanya. Beratnya beban di pundak, dingin yang menyayat kulit, terjangan badai dan halimun gunung, atau pesta pora pacet, kalajengking dan ular yang menyambut kedatangan pendaki. Ditambah pula bahaya hypothermia, dehidrasi atau mountain sickness yang menghantui. Ntar dia langsung kabur, dan hilanglah satu jiwa yang suatu hari nanti mungkin saja dapat dididik menjadi volunteer/ relawan konservasi.
            Jika yang bertanya adalah teman sebaya, “Mengapa suka naik gunung ?”. Jawaban Saya biasanya yang lebih “diplomatis”, seperti “Ikutlah denganku ke Gunung, maka kau akan tahu kenapa Aku suka naik gunung”. Kadang- kadang jawaban ini berhasil “meracuni” sang kawan, dan,,,, tentu saja dia ketagihan. Tambah satu lagi pendaki di negeri ini. Jika temen cewek yang melontarkan pertanyaan ”Mengapa suka naik gunung ?”, jawaban Saya biasanya “Aku mau latihan dulu mendaki gunung, setelah itu Aku akan mendaki hatimu”…. Hallaaahhhh…. Modus…
Nah, jika orang yang lebih tua umurnya dari Saya menanyakan hal yang sama, “Mengapa suka naik gunung ?”. Jawaban yang paling aman yang sering saya berikan adalah jawaban yang sedikit patriotis, meminjam kata- kata Hoek Gie, “Itu karena Saya mencintai negeri ini. Bagaimana Saya dapat mencintai negeri ini jikalau Saya tidak mengenal apa saja yang ada di negeri ini”. Untuk mencintai sesuatu, kita harus mengenalnya lebih dekat…. Aseeeekkkk.
            Dari semua jawaban yang pernah Saya berikan, saya berfikir,,, Saya butuh satu jawaban yang mampu menjawab 3 pertanyaan yang sama, dari 3 strata umur yang berbeda. Suatu jawaban yang dapat terus disebutkan untuk siapapun yang bertanya. Akhirnya, dari beberapa cerita yang digabungkan menjadi satu, menjadi landasan jawaban Saya, jika Saya ditanya “Mengapa suka naik gunung ?”.
Nabi Adam AS dan Hawa saat diturunkan di Bumi, diturunkan pada tempat yang terpisah. Mereka saling mencari satu sama lainnya. Tak jarang mereka mendaki gunung yang tinggi dengan harapan dari puncak gunung itu dapat melihat ke sekelilingnya, untuk menemukan belahan jiwanya. Adam AS mendaki karena CINTA… Pada belahan jiwanya…
              Menurut riwayat, akhirnya mereka bertemu saat sama- sama mendaki ke puncak Gunung Rahmah (Jabal Rahmah) di kota Mekkah.
Siti Hajar, ibundanya Nabi Ismail AS, juga seorang pendaki. Ketika dia dan anaknya ditinggalkan oleh bapak para nabi, Ibrahim AS, Siti Hajar berlari kecil mendaki ke Gunung Safa untuk mencari air bagi bayi mungil buah hatinya yang kehausan, Ismail AS. Tidak menemukan air di gunung Safa, beliau berlari kecil kembali ke Gunung Marwa guna mencari air. Begitu seterusnya sampai 7 x pulang balik. Saat terakhir kali beliau melewati Ismail AS, ternyata ada mata air yang memancar dari tanah di kaki Ismail AS. Itulah zam- zam, mata air yang tak pernah kering dan menyembuhkan. Dan karena air itu, lembah yang dulunya kering menjadi sebuah kota, Bakka (Mekkah saat ini). Siti /hajar mendaki karena CINTA… Pada buah hatinya…
Yesus (Isa AS) mendaki ke Gunung Golgota (tengkorak) sambil membawa salib di pundaknya. Dan menurut umat Nasrani itu memang harus dilakukan untuk memenuhi takdirnya. Yesus (Isa AS) mendaki kerena CINTA… Pada pengikutnya…
              Rasulullah Muhammad SAW sebelum diangkat menjadi rasul juga suka, malah sering naik gunung. Gunung Cahaya (Jabal Nur) yang ada di pinggir kota Mekkah, untuk menyendiri di Goa Hira. Untuk lepas dari hiruk pikuk dunia, mencari ketenangan guna menemukan esensi keilahian yang murni. Sampai suatu malam, Ruh yang mulia, yakni Jibril, muncul di hadapannya dan memerintahkan Muhammad SAW untuk membaca, “Iqra’… (bacalah…)”. Muhammad SAW mendaki karena CINTA… Pada Tuhannya…
Nah itu dia… CINTA adalah jawaban yang universal buat Saya. Jika ada yang bertanya Mengapa kamu suka naik gunung ?”, jawabannya , “AKU MENDAKI KARENA AKU CINTA…”.
Aku cinta dengan negeri ini, sehingga Aku harus mendaki untuk mengenalnya. Aku cinta dengan teman- temanku, sehingga Aku harus mendaki, untuk minum kopi bersama mereka. Aku cinta pada Nabi ku, sehingga Aku harus mendaki karena mengikuti jejaknya. Aku cinta kepadamu kekasih hatiku, sehingga Aku harus mendaki untuk menggoreskan namamu di atas pasir gunung. Yaaa,,, AKU MENDAKI KARENA AKU CINTA…

* * * * *
" Habiskan nasi gorengnya sampai pada butir terakhir kawan. Untuk mendapatkan satu butir nasi, petani kita menunggu sampai satu musim untuk memanennya.
Semoga jiwamu tercerahkan. "

* * * * *
 Anjar || The Traveller  mengajak untuk :
“GUNAKAN HATI SAAT MENDAKI”



Senin, 28 Juli 2014

courtesy edisi Gunung Prau


1. CARRIER BAG
Carrier bag atau tas pembawa sangat mendukung sudah pasti alat ini harus di bawa untuk aktifitas pendakian, terutama barang yang dibawa banyak, dan lama pendakian suatu gunung cukup lama misalkan 2-3 hari, otomatis barang bawaan pun akan bertambah






                                        courtesy by edisi  Gede Pangrango
                                      

2. TENDA
Tidak bisa dipungkiri keberadaan tenda saat melakukan pendakian gunung atau berkemah di alam bebas sangat dibutuhkan fungsinya tetntu untuk beristirahat, tidur, dan menghindari dari terpaan hujan dan binatang buas







                                       courtesy edisi Gunung Sumbing

                                            
3. SEPATU/SANDAL GUNUNG
Saat hendak mendaki sangat di anjurkan mengggunakan sepatu, terutama sepatu yang memang dirancang khusus untuk hiking, jika memang tidak punya sepatu gunung bisa juga memakai sepatu yang tidak licin misalkan sepatu boot, asal jangan sampai mendaki pakai high heels pilihan lainnya jika memang sepatu tidak ada pakai saja sandal gunung, sangat tidak dianjurkan memakai sandal teplek atau sandal jepit kecuali memang ada sudah professional atau hidup anda di gunung dan terbiasa naik turun gunung pakai sandal jepit, perlatan standar ditujukan untuk menjaga keamanan, konon katanya 70% dari kecelekaan saat mendaki berawal dari kaki, karena kaki merupakan salah satu modal penting saat mendaki gunung jadi sudah sewajarnya kita memakai perlengkapan standar.







courtesy edisi  Gunung Cikuray


4. RAIN COVER/COVER BAG
Untuk menjaga tas atau carrier anda saat hujan maka gunkanlah raincover atau cover bag suapaya air tidak tembus dan membasahi barang bawaan anda, dan supaya barang bawaan kita terutama pakaian tidak basah (kalau pakaian ganti tidak di bungkus plastik )









                                courtesy edisi Gunung Cikuray Part II
                                                  

5. PONCO/JAS HUJAN
Ponco dan jas hujan ini sangat bermanfaat terutama jika melakukan pendakian pada musim atau bulan-bulannya hujan turun, walaupun saat mendaki pada misim kemarau ponco atau jas hujan sangat di anjurkan untuk dibawa. Ponco selain untuk menghndari terpaan hujan ponco bisa juga dijadikan bivak untuk kegiatan lainnya misalkan tempat beristirahat, berteduh, menghalangi terpaan angin saat memasak







courtesy Mbah Google


6. JAKET/BAJU HANGAT
Udara di gunung biasanya lebih rendah dari suhu di rumah/perkotaan/perkampungan jadi sangat sangat disarankan membwa jaket supaya bisa melapisi dan menghalangi terpaan angin dan kecaman suhu yang rendah pada tubuh, terpaan atau kecaman suhu yang rendah dapat menyebabkan kedinginan parah dan bisa berefek fatal dan dapat menyebabkan kematian







                                    courtesy Lapak Outdoor
                                                      

7. PAKAIAN GANTI
Pakaian ganti dianjurkan untuk dibawa karena kita tidak pernah tau kondisi alam liar, bisa saja kita saat berjalan tdibawah terik matahari iba-tiba hujan menerpa dan menyebakan badan serta pakaina yang kita gunakan basah kuyup







courtesy Mbah Google


8. PERLENGKAPAN SHOLAT
Terutama bagi anda yang beragama muslim jangan lupa membawa perlengkapan alat sholat seperlunya, missal :sarung, mukena, peci, atau sajadah







                                    courtesy Mandalawangi Outdoor Shop
                                                 
9. MATRAS
Fungsinya untuk alas, baik als tidur atau alas duduk. Biasanya matras digunakan untuk alas di tenda saat tidur






                                 courtesy Mbah Google
                          
                                                  

10. KAUS KAKI, SARUNG TANGAN,KUPLUK,BUF, SLAYER
Keberadaan kaus kaki an sarung tangan cukup membantu terutama saat suhu sangat rendah bisa digunakan untuk menghangatkan ujung kaki, jangan anggap sepele kedinginan di ujung bagian tubuh misalnya pada jari kaki dan tangan jika udara atau suhu ekstrim kedinginan hebat pada ujung-ujung tubuh tersebut dapat menyebabkan aliran darah membeku akhirnya bisa menyebabkan frozbite, selain itu sarung tangan berfungsi untuk melindungi tangan dari benda-benda atau ranting yang tajam saat memang kita melewati medan yang curam dan mengharuskan kita untuk berpegangan pada akar, ranting, atau semak, dan bahkan pada pohon







                                         courtesy Anjar Yulianto
                                                        
11. ALAT PEREKAM/CAMERA/VIDEO
Jangan lupa saat hendak akan berpetualang untuk membawa alat perekam kejadian seperti camera, rasanya kurang apdol jika kita tidak menyimpan dan mengabadikan moment indah saat berpetualang,
memang hanya sebuah gambar tapi cerita dan moment dibalik nya lah yang sangat mengesankan #tsaahhhh...









 
                                         courtesy Mbah Google
                                                        
12. POWER BANK
Zaman sekarang sudah banyak sekali alat penyimpan energy listrik untuk mengisi ulang gadget yang kita bawa misalkan handphone, smartphone, barang-barang tersebut sepertinya cukup mendukung petualangan anda, terlebih zaman sekarang handphone atau smartphone sudah dilengkapi dengan fitur yang mendukung untuk berpetualang misalkan camera, altimeter, kompas digital dan sebagai alat pendukun juga untuk updaters ( FB, Twitter, Instagram, Pathdan apalah itu ) sebagai alat pendukung juga untuk yang suka selpi ehh selfie









                                   courtesy Mbah Google 

                           
                                                            

13. TRASH BAG
Tas sampah atau kantong sampah yang besar selain digunakan untuk membawa turun kembali sampah kebawah gunung, trustbag juga bisa digunakan sebagai pelapis di dalam carrier bag agar barang bawaan semakin aman dan terhindar dari kebasahan
#ingat bawalah sampah anda turun kembali, 





                                   courtesy edisi Mahameru 3676 Mdpl
 
14. BENDERA MERAH PUTIH
Kain berwarna merah putih ini semakin mempergagah dan memepercantik foto anda saat mengabadikan moment indah
#jangan di tiru yahh foto itu nanti di omelin bung karno lhoo, :D :D





                                                                  courtesy Mbah Google

15. PERLATAN MASAK
Konyol rasanya jika kita membawa makanan yang harus dimasak dahulu, namun kita tidak membawa perlatan masaknya, seperti kompor portable, gas, nesting, sendok dll (disesuikan dengan acara petualangannnya)







                                                                      courtesy Mbah Google 

16. PISAU
Jelas fungsinya untuk memotong, dan keberadaanya sangat membantu sekali dalam berpetualang, namun jangan pernah sesekali digunakan untuk merusak misalnya mencakar-cakar kulit pohon membuat tulisan atau nama pada pohon menggunakan pisau tersebut bukan buat bunuh bunuhan lho, :p







                                                                courtesy Anjar Yulianto

17. RAFFIA
Biasa digunakan untuk mendirikan tenda atau keperluan lainnya terkait dengan tali temali, atau juga bisa digunakan untuk menandai jalur yang kita lalui dengan cara menyematkannya di dahan atau ranting dengan selang atau jarak beberapa meter, namun jangan lupa saat turun dicabut lagi.
# bukan buat gantung diri juga yahh :p





                                                               courtesy Mbah Google

18. GOLOK TEBAS
Berfungsi jika melewati jalur yang rimbun dan terpaksa kita harus membuka jalur





                                                             courtesy Lapak Outdoor


19. PERALATAN MAKAN
misalnya alas makan, gelas, sendok bawalah peralatan makan seperlunya dan bawalah perlatan yang bisa berfungsi ganda.





                                                                      courtesy Mbah Google


20. PLASTIC BENING UKURAN ¼ ATAU 1/5 ATAU DRYBAG
Berfugsi untuk melindungi gadget seperti camera/HP, jika ingin sedikit keren pakailah airbag namun secara keseluruhan fungsinya sama saja, kan ada pepatah Sedia Payung Sebelum Hujan








                                                             courtesy Anjar Yulianto

21.TERMOS MINI
Untuk menyimpan air panas bisa untuk jaga-jaga atau antisipasi misalkan untuk membuat the saat ada anggota yang masuk angin, bisa juga untuk manghangatkan tubuh atau telapak tangan yang kedinginan, tujuan lainnya untuk mempermudah saat membutuhkan air panas kita tidak peru repot untuk memasak air








                                                                 courtesy edisi MT.Guntur

22. MAKANAN
Keberadaanya sangatlah penting tak perlu dijelaskan lagi, jangan sekali-kali pergi kea lam liar terutama medannya belum anda ketahui tanpa  membawa bekal (makanan)







                                                                              courtesy Mandalawangi Outdor Shop

23.WATER TANK/HYDROPACK/WATERBLADDER
Equipt yang satu ini selain memperindahn gaya anda saat mendaki fungsinya adalah mempermudah saat anda haus dan ingin ingin minum. Tempatnya disimpan dalam tas namun tempat ini memiliki selang dan selangnya disematkan ke tali tas jadi saar haus anda tinggal menyedot air yang ada dalam water tank dari selang.







                                                                   courtesy Mbah Google
  
24. GEITER
Sebetulnya sih untuk Gaiters tidak begitu di perlukan untuk tipe tipe gunung yang ada di Indonesia tetai beberapa gunung yang terdapat di Indonesia ada yang bertipikal pasir dan kerikil, 
Geiter berfungsi supaya air, tanah, debu, kerikil masuk ke dalam tanah, misalkan jika anda mendaki puncak mahameru geiter cukup membantu kenyamanan saat mendaki, karena medan menuju puncak mahameru memang pasir dan kerikil yang bila mana di injak bergerak dan cukup dalam







                                                                courtesy Mbah Google

25. SUNGLASS/KACAMATA
Tujuannya tidak hanya untuk bergaya saja melainkan untuk menambah kenyamanan saat menikmati keindahan alam saat panas terik, karena saat terik akan menyilaukan penglihatan mata





                                                         courtesy Jooging Track

26 .OLAH RAGA KECIL/JOGGING
Dapat membantu meningkatkan stamina, dan mengencangkan otot-otot yang lembek dan bisa dijadikan sebagai salah satu tolak ukur kemampuan fisik anda







                                                                         courtesy edisi MT. Sumbing

27. TIM
Jika anda bukan pendaki atau petualanga solois maka tim diperlukan, untuk menemanaai petualangan anda, minimal satu orang, berdua dengan anda






                                                                                         courtesy Mbah Google

28. OXYGEN
Berfungsi saat anda atau anggota tim ada yang mengalami sesak nafas, semakin tinggi gunung yang kita daki dan semakin tinggi kita berada pada ketinggian di gunung maka oxygen semakin tipis







                                                                         courtesy P M i
  
29 .P3K
P3K sangat penting untuk dibawa, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.
Empat tahun.. 
Bukan waktu yang sebentar, tetapi teramat sebentar jikalau telah dijalani. Merasa belum puas dengan satu tahun yang telah aku jalani.


Kadang aku menyiakan sedetik yang cukup berharga, bukan kadang, sering bahkan! 
Kadang aku membuang sedetik demi terlelap karna rasa kantuk ku, bukan kadang, sering bahkan! 
Kadang aku menggunakan sedetik bukan untuk menjalani kebaikan, bukan kadang, sering bahkan!
Iya, banyak lagi sedetik yang sering ku buang, ku lalaikan, ku sia-siakan, terlalu hina untuk menyesalinya, masyaAllah :'(



***
Empat tahun setelah masa putih abu-abu ku...
Alhamdulillah, ku panjatkan puji syukur yang tiada terkira kepada Allah SWT karena telah memberi banyak petunjuk, hidayah, serta jalan selama satu tahun ini..

Perjalanan ini sudah empat tahun setelah aku melepaskan masa putih abu abu ku dan berganti dengan jacket almamater biru ku saat ini tahun, tetapi semua itu bukan cuma-cuma..


kata mereka: kita pemuda-pemudi tarbiyyah
kata mereka yang lain: masa muda itu waktunya bersenang-senang

Jadi, aku bagian dari yang mana?
Aku senang menjadi salah satu pemuda-pemudi tarbiyyah itu.

Setelah Lepas dari masa putih abu abu ku , masa yang dmna yang memang sangat sangat menyenangkan dan mengesankan, 
mungkin Lagu Iwan Fals Jendela Kelas Satu dan Chrisye Kisah Kasih di Sekolah cukup mengingatkan ku pada saat saat menyenangkan itu
masa yang dmna masih mencari jati diri, dan masa yang dmna saat masih belum begitu paham dan mengerti akan dunia luar yang indah,

***
Setelah empat tahun, aku...
Aku menjadi sosok yang lebih tahu siapa aku, siapa dia, siapa mereka, siapa kami, dan siapa kita.
Perjalanan yang ku lalui bukan hanya untuk bersenang-senang ataupun berhura-hura. Aku pernah berhura-hura, tetapi dalam konteks yang aku buat sendiri skenarionya. Terlalu banyak drama? Siapa? Kamu? Lantas berkaca lah! :)

***
Aku merasakan duduk di bangku perkuliahan, memasuki dunia kampus yang katanya bebas. Bebas? Bebas berkarya iya. Bebas mengeluarkan pendapat iya. Bebas bebas bebas dalam hal yang positif menurutku.

Seseorang pernah menyatakan ini kepadaku: "untuk apa kuliah, jadi mahasiswa kerjaannya demo doang! Ngga guna!"
Demo? Berorasi iya. Tidak berguna? Kami menyampaikan suara rakyat.

***
Mengikuti acara disana-sini, seminar disana-sini, dakwah disana-sini, orang-orang menganggapnya aku bersenang-senang. Mendengarkan ceramah disana-sini, seminar disana-sini, dianggapnya aku membuang waktu. Rasanya aku ingin menjelaskan kepada mereka apa yang aku lakukan, tapi seseorang bilang: "sembunyikan ibadahmu seperti engkau menyembunyikan dosamu".

***
Mengikuti organisasi yang bernama BEM ternyata sesibuk ini. Menyenangkan orang tapi apakah kita senang?
Seseorang pernah bilang dalam suatu forum: "di dalam menjalankan proker bem saya tidak mendapatkan sakinah setelahnya, hanya menganggap puas jika sudah keren dimata orang lain, diacungi jempol oleh abang-abang."
Lantas bagaimana dengan aku? Belum genap satu semester aku menjalani organisasi ini, hanya lafaz hamdalah dan istighfar yang selalu aku ucapkan di setiap likunya :)

***
Peralihan masa putih abu-abu ke masa almamater biru ku ini memang belum satu tahun, terlalu cepat, tapi ceritanya lumayan panjang. Manfaatnya lebih banyak. Perubahan ke arah positifnya lebih banyak. Masih istiqomah terhadap segala sesuatunya.  :) :)



 
© 2012. Design by Main-Blogger - Blogger Template and Blogging Stuff